SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System
SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Pentingnya Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Sistem FM200 Fire Suppression System adalah salah satu solusi terbaik untuk proteksi kebakaran di berbagai sektor seperti gedung perkantoran, data center, dan fasilitas komersial lainnya. Namun, sistem ini memerlukan preventive maintenance secara rutin untuk memastikan keandalan dan kinerja optimal. Tanpa perawatan berkala, risiko kerusakan dan kegagalan sistem dapat meningkat, mengancam keselamatan aset dan operasional.

SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Pengertian FM200 Fire Suppression System

FM200 adalah sistem pemadam api berbasis clean agent yang menggunakan gas heptafluoropropane (HFC-227ea). Gas ini bekerja dengan cepat untuk memadamkan api tanpa meninggalkan residu, sehingga ideal untuk melindungi peralatan sensitif seperti elektronik dan dokumen penting.  

Karakteristik Utama FM200 

  • Tidak merusak lingkungan (ramah ozon).  

  • Aman untuk manusia saat digunakan sesuai dosis yang direkomendasikan.  

  • Cepat dalam memadamkan api, dengan waktu respons kurang dari 10 detik. 

Manfaat Preventive Maintenance FM200 

Preventive maintenance bukan hanya langkah pencegahan kerusakan, tetapi juga cara untuk:  

  1. Menjamin Keandalan Sistem: Sistem bekerja optimal saat terjadi kebakaran.  

  2. Memperpanjang Usia Sistem: Komponen seperti silinder gas dan sensor bertahan lebih lama.  

  3. Memenuhi Standar Keamanan: Mengikuti regulasi nasional dan internasional.  

  4. Menghemat Biaya: Mengurangi risiko penggantian komponen akibat kerusakan besar.  

Standar SOP Preventive Maintenance FM200

Standar Operational Procedure preventive maintenance fire suppression system FM200 mencakup informasi terperinci mengenai cara pemasangan perangkat, pemeriksaan dan pengujian peralatan. Seperti pemeriksaan fisik/visual dan uji fungsi, untuk memastikan bahwa semua peralatan yang telah terpasang dapat berfungsi dengan baik.

Pihak pelaksana yang ditunjuk oleh Pemilik untuk mengerjakan seluruh aktifitas pengerjaan Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System. Mulai dari pemeriksaan visual, pembersihan perangkat, perawatan, hingga pengujian sistem sebagaimana yang telah ditentukan oleh pihak Kontraktor dan Pemilik.

Untuk memastikan pemeliharaan berjalan lancar, diperlukan SOP (Standard Operating Procedure) yang terstruktur. Berikut elemen penting dalam SOP preventive maintenance FM200.  

Referensi Standarisasi pada Standar Operational Procedur Maintenance FM200 Fire Suppression System

  1. NFPA 2001 : standard on clean agent fire extinguisher systems
  2. NFPA 70 : national electrical code (NEC)
  3. NFPA 72 : national fire alarm code

Frekuensi Pemeliharaan FM200

  1. Pemeriksaan visual: Setiap bulan.  

  2. Pengujian teknis: Setiap 6 bulan.  

  3. Penggantian komponen tertentu: Setiap 5 tahun atau sesuai rekomendasi produsen.  

SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Komponen yang Diperiksa Pada FM200

  1. Pemeriksaan MCFA. Peletakan, penempatan dan pemasangannya.
  2. Pemeriksaan jumlah perangkat yang terpasang, disesuaikan dengan gambar as built drawing dan list perangkat existing.
  3. Pemeriksaan,pembersihan dan perawatan terminal dan instalasi kabel.
  4. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan instalasi Smoke Detector.
  5. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan Manual Cal Point dan Abort Switch.
  6. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan Horn Strobe dan Alarm Bell.
  7. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan Lampu Evacuate Area dan Lampu Gas Discharge.
  8. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan tabung gas Clean Agent dan Selenoid.
  9. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan instalasi pipa, penopang dan material bantu lainnya.
  10. Pemeriksaan, pembersihan dan perawatan discharge nozzle

Tahapan Preventive Maintenance FM200

 Preventive maintenance terdiri dari beberapa langkah berikut:  

  1. Pemeriksaan Visual Sistem 

    Teknisi memeriksa secara visual seluruh komponen untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik, korosi, atau kebocoran.  

  2. Pengujian Tekanan Silinder 

    • Memeriksa tekanan menggunakan alat gauge untuk memastikan gas dalam kondisi ideal.  

    • Menandai silinder yang memerlukan pengisian ulang.

  3. Kalibrasi Sensor dan Panel Kontrol  

    • Menguji sensitivitas sensor terhadap perubahan suhu dan asap.  

    • Melakukan reset atau kalibrasi pada panel kontrol agar sistem dapat merespons dengan cepat.  

  4. Pengujian Fungsi Nozzle dan Pipa Distribusi

    Nozzle diperiksa untuk memastikan distribusi gas merata, sementara pipa distribusi diuji untuk mendeteksi kebocoran menggunakan tekanan udara. 

SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Uji Fungsi FM200 Fire Suppression System

Pelaksanaan harus dilakukan dengan uji simulasi fungsi kerja masing-masing perangkat, termasuk seluruh rangkaian harus diuji, mulai dari deteksi fire alarm, MCFA, alarm suara, alarm lampu, manual discharge, pembatalan discharge dan fungsi Selenoid actuation. Simulasi pengujian harus dilaksanakan di ruangan yang telah terproteksi.

Prosedure Uji Fungsi FM200 Fire Suppression System

  1. Langkah pertama sebelum melakukan uji fungsi adalah memastikan perangkat actuator atau solenoid 24 VDC yang terpasang baik yang active maupun yang standby sudah dilepas dari main cylinder FM200 Fire Suppression System.

  2. Pastikan semua perangkat yang terkoneksi dengan MCFA [Alarm Bel, Horn Strobe, Abort Station, Manual Cal Point/Breakglass, lampu alarm, dil dipasang dengan benar.

  3. Pemeriksaan sistem untuk kondisi normal, mengaktifkan sumber listrik dari PLN [220 VAC]. Pemeriksaan indikasi:

    • Lampu LED menyala warna hijau

  4. Pemeriksaan fungsi lampu indikator di MCFA dengan mengakses program menu "Check Indicator Lamp" di MCFA. Pemeriksaan indikasi:

    • Seluruh lampu LED menyala.

  5. Pemeriksaan cadangan baterai dengan memutus koneksi sumber listrik dari PLN [220 VAC]. Pemeriksaan indikasi:

    • Buzzer di MCFA.

    • Lampu indikator "Power Supply Fault" di MCFA menyala.

    • Sistem tetap bekerja [dengan status trouble]

  6. Menyemprotkan Smoke Tester ke salah satu Smoke Detector [zone-1] Pemeriksaan indikasi & pemberitahuan:

    • LED di Smoke Detector menyala warna merah.

    • Buzzer di MCFA.

    • Layar dan lampu indikator di MCFA menunjukkan indikasi alarm-1.

    • Horn Strobe dan lampu Evacuate Area menyala.

  7. Menyemprotkan Smoke Tester ke salah satu Smoke Detector [zone-2] Pemeriksaan indikasi & pemberitahuan:

    • LED di Smoke Detector menyala warna merah.

    • Buzzer di MCFA.

    • Layar dan lampu indikator di MCFA menunjukkan indikasi alarm-2.

    • Layar di MCFA menampilkan delay waktu hitung mundur 30 detik.

    • Lampu Evacuate Area menyala.

    • Alarm bell menyala dengan bunyi putus-putus.

    • Lampu Gas Discharge menyala berkedip lambat.

    • Integrasi kontak relay aktif [dry contact HVAC, AHU, electrical dan interlock access door]

  8. Mengaktifkan Abort Switch. Pemeriksaan indikasi & pemberitahuan:

    • Layar di MCFA menunjukkan Abort Switch aktif.

    • Hitung mundur delay time berhenti di detik ke-10.

    • Periksa indikasi di Selenoid/IVO [Impulse Valve Operator], PNI tidak exposed.

  9. Mode Gas Release [tidak mengaktifkan Abort Switch] Pemeriksaan indikasi & pemberitahuan:

    • Alarm bell menyala dan bunyi terus menerus.

    • Lampu Gas Discharge menyala berkedip cepat.

    • PIN di Selenoid/IVO exposed.

  10. Reset sistem MCFA untuk kembali ke Mode Normal.

  11. Pengaktifan Manual Release. Pemeriksaan indikasi & pemberitahuan:

    • Buzzer di MCFA.

    • Lampu indikator di MCFA menunjukkan Manual Release aktif.

    • Layar di MCFA menampilkan delay waktu hitung mundur 30 detik.

    • Horn Strobe dan lampu Evacuate Area menyala.

    • Lampu Gas Discharge menyala.

    • Alarm bell menyala dengan bunyi putus-putus.

    • Integrasi kontak relay aktif [dry contact HVAC dan interlock access door]

    • PIN di Selenoid/IVO exposed.

    • Alarm bell menyala dan bunyi terus menerus.

  12. Reset sistem MCFA untuk kembali ke Mode Normal.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Preventive Maintenance  

Beberapa peralatan yang digunakan dalam preventive maintenance FM200 antara lain:  

  1. Pressure gauge: Untuk mengukur tekanan silinder.  

  2. Multimeter: Menguji kelistrikan panel kontrol.  

  3. Leak detector: Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa.  

  4. Tool kit: Melakukan perbaikan minor pada komponen. 

Daftar Temuan Saat Uji Fungsi dan Maintenance FM200 Fire Suppression System

Setiap perbedaan antara Pedoman Testing & Commissioning dengan hasil temuan selama pengujian, harus dictat dan disetujui di bagian Daftar Temuan. Semua perbedaan harus memiliki

solusi FAT [field accepted test] yang diharapkan mampu memuaskan semua pihak. Solusi bersama, tanggal penyelesaian, yang diharapkan juga akan dicatat di dalam Daftar Temuan.

Peran Teknisi Ahli dalam Pemeliharaan

Preventive maintenance memerlukan keahlian teknis untuk mendiagnosis masalah dan melakukan perbaikan dengan cepat. PT Global Mitra Proteksindo menyediakan teknisi bersertifikat yang telah berpengalaman menangani berbagai jenis sistem FM200 di Bali.  

Kualifikasi Teknisi

  • Sertifikasi nasional dan internasional.  

  • Pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang fire suppression.  

  • Mengikuti pelatihan rutin untuk memahami teknologi terbaru.  

SOP Preventive Maintenance FM200 Fire Suppression System

Mengapa Memilih PT Global Mitra Proteksindo? 

PT Global Mitra Proteksindo dikenal sebagai penyedia layanan preventive maintenance terpercaya di Bali. Beberapa alasan memilih kami:  

  1. Teknisi Berpengalaman: Menjamin kualitas pekerjaan.  

  2. Peralatan Canggih: Menggunakan teknologi terkini.  

  3. Harga Kompetitif: Menawarkan layanan terbaik dengan biaya terjangkau.  

  4. Gratis Konsultasi: Membantu klien memahami kebutuhan sistem mereka.  

  5. Layanan Cepat: Respon cepat untuk pemeliharaan dan perbaikan darurat.  

Pentingnya Pemeliharaan Berkala FM200 Fire Suppression System

Sistem FM200 Fire Suppression memerlukan preventive maintenance untuk menjaga keandalannya dalam melindungi aset berharga. Dengan SOP yang jelas dan teknisi berpengalaman, PT Global Mitra Proteksindo menjadi pilihan terbaik di Bali untuk layanan ini. Jangan abaikan pentingnya pemeliharaan berkala agar sistem tetap optimal dan siap menghadapi risiko kebakaran kapan saja. Hubungi PT Global Mitra Proteksindo sekarang untuk jadwal preventive maintenance FM200 Fire Suppression System Anda!  

Showroom & Marketing

Bali

Jl. Tropong No. 4 Nusa Dua Selatan, Bali, Indonesia

Contact : 
Phone : +62 877-8089-3852
Office : 0361 3614 0417

Workshop

Lombok

Jl. Bung Karno No. 51 C Pagesangan Timur Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat

Contact : 

Phone : +62 813-8523-0013

Headquaters

Jakarta

Komplek Perkantoran Mutiara Taman Palem Blok A15, No. 27-28 Cengkareng Jakarta Barat

Contact :
Office : 021 22302338 / 021 54331863
Phone : +62 813-8523-0013

Our Maps Address